Tuesday, July 31, 2012

Kutipan Pengingat tentang Perjuangan Pernikahan

3 comments:
Courtesy of Microsoft Office

"What I always have to remember is that when I got married and when I had kids, I chose a path. A path with great blessings and rewards, but also a path with a few less opportunities than the open road I was on before. A path with fewer exits. The key for me is that I chose it."
(Sheri via Rita Arens - "How to Get a Happier Marriage: Stop Gnawing on Your Grievances Like Hot Wings")

"Melayarkan bahtera rumah tangga di tengah samudera kehidupan tidak mungkin sepi dari ombak dan badai. Sekalipun perahunya adalah ketaatan, layarnya adalah harapan, tiangnya tegaknya aturan, sementara mesinnya adalah semangat, sesekali badai menghantam dan ombak yang menggulung menyebabkan layar robek dan tiang berderak patah. Nahkoda dan awaknya miskin pengalaman hingga dapat mengandaskan kapal jika saja mereka tak segera berpegangan pada tiang-tiang aturan dan memperbaiki layar harapan yang telah terkoyak."
(Sinta Yudisia - Kisah Kasih dari Negeri Pengantin: Ketika Penulis Bicara Nikah oleh Asma Nadia, dkk.)

"Marriage is one of the hardest things I have EVER done. So well worth it but it is so much more than a "yearning'. Some days I cannot stomach looking at my husband but we keep on keepin' on even on the days when we have lost that lovin' feeling! Not so sure you can do that when you simply "yearn" after someone!"
(Katina via Rita Arens - "How to Get a Happier Marriage: Sorry, Twilight. True Love isn't for Teenagers")

"Masalah perkawinan lebih sering bukan karena sering berantem tapi karena jarang bermesraan.
(NY Times via Robby Muhammad)

"I’ve never really believed that you just marry one day at the altar or before a justice of the peace. I believe that you become married — truly married — slowly, over time, through all the road-rage incidents and precolonoscopy enemas, all the small and large moments that you never expected to happen and certainly didn’t plan to endure."
(Elizabeth Wril - "Married (Happily) with Issues", NY Times)

"I think that a lot of people forget that a marriage takes work. Just like any other relationship in your life, if you take it for granted, it will weaken and you will drift apart. You can’t get married expecting things to always be perfect, because shit happens; half the time it’s getting through all that shit together that makes a marriage strong and lasting. I applaud those who are honest enough to admit that there is temptation out there and intelligent enough to avoid it."
(Jessica via Catherine - "Love in the Time of Internet")

"A strong partnership is a result of trust, maturity, integrity and honest communication. Where those are lacking, the internet can certainly make infidelity easier."
(Kristin via Catherine - "Love in the Time of Internet")

"Kalau kita kesal bin sebal dengan pasangan, ingat semua kebaikan, keunikannya, hal-hal yang telah dilalui bersama. Ia spesial, karena itu Anda memilihnya :) "
(Helvy Tiana Rosa)

"And if I stumble and fail to live up to my promises, I will look you in the eyes, hold your hands, and apologize with sincerity. I will be my best for you."
(Bagian dari janji pernikahan Sara dan Matt - 2000 Dolllar Wedding)

Sunday, July 29, 2012

Kutipan Indah tentang Pernikahan

2 comments:
Courtesy of anonymous from ITB

"Hubungan suami dan istri dalam Islam bukan berlandaskan kepada kewajiban (misalnya, bakti istri pada suami). Tapi apapun yang dilakukan suami atau istri terhadap pasangannya adalah dalam rangka ketaatan kepada Allah swt."
(Muhammad Fauzil Adhim, pakar pernikahan dan parenting)

"Pernikahan adalah penyatuan kedua jalan yang berbeda, kemudian berjalan bersama dalam satu jalan yang baru yang lebih lebar."
(Haekal Siregar - Kisah Kasih dari Negeri Pengantin: Ketika Penulis Bicara Nikah oleh Asma Nadia, dkk.)

"When we divide good marriages from bad ones, we learn that it is the relationship, not the institution, that is key.”
(Stephanie Coontz, marriage historian + the director of research and public education for the Council on Contemporary Families)

"Tak ada istri/suami sempurna di dunia. Menikah berarti berani untuk komitmen dan mencintai ketidaksempurnaan itu."
(Helvy Tiana Rosa)

"Any couple that has been together for more than five years will tell you that the romantic intensity at the beginning of a relationship fades or eases off as the real work of building relationships begins. But real love -- if it's there in the first place -- I can attest, becomes stronger despite and through the hard work as the years wear on. And with love comes space and respect."
(Devi Asmarani - "Settling Down", The Jakarta Post Weekender, September 2009)

"The great marriage journey comes from constant communication. Communication is more than just words. It is tone, gestures, and body language. A simple date that brings a lot of memories revives the love that was once promised during the wedding day."
(Alexa Tanner via "Super Date Night")

"Marriage, staying in a long-term monogamous relationship, is a choice. That kind of love is one we must choose again and again. Each day I choose to love my spouse, even if he left his pajamas on the bathroom floor, again!"
(Danielle via Corey Allan - "What Does Your Marriage Teach Your Children?")

"Love seems the swiftest, but it is the slowest of growths. No man or woman really knows what perfect love is until they have been married a quarter of a century."
(Mark Twain)


[Untuk tambahan kutipan indah lain tentang pernikahan, bisa langsung ke wedding blog-nya Dini Haiti Zulfany]

Friday, July 27, 2012

Kutipan Indah tentang Cinta

No comments:



Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu 
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
("Aku Ingin" - Sapardi Djoko Damono)

Cinta butuh 4 hal: Pengenalan, Perhatian, Penghormatan, dan Kesetiaan. Gugur satu, terkubur cinta.
(Quraish Shihab)

".... Cinta yang harus dibangun dengan keikhlasan mencintai dan dicintai, keikhlasan menerima dan memberi, serta keikhlasan mengajarkan dan diajarkan."

(Fahri Asiza - Kisah Kasih dari Negeri Pengantin: Ketika Penulis Bicara Nikah oleh Asma Nadia, dkk.)

"You have bewitched me, body and soul, and I love..I love..I love you. I never wish to be parted from you from this day on."

(Mr. Darcy - Pride and Prejudice)

"We are told that people stay in love because of chemistry, or because they remain intrigued with each other, because of many kindnesses, because of luck. But part of it has got to be forgiveness and gratefulness."

(Ellen Goodman)

"True love -- the kind of love that lasts for fifty years -- isn't based on hormones or pheremones or even intellectual stimulation. True love -- the kind of love that lasts for fifty years -- is based on mutual trust and respect for each other's lives, interests, health and happiness."

(Rita Arens - "How to Get a Happier Marriage: Sorry, Twilight. True Love Isn't for Teenagers"`)

“I love that you get cold when it’s 71 degrees out. I love that it takes you an hour and a half to order a sandwich…. I love that after I spend the day with you, I can still smell your perfume on my clothes. And I love that you are the last person I want to talk to before I go to sleep at night.”

(When Harry Met Sally)

Wednesday, July 25, 2012

4 Tautan Romantis

2 comments:

Courtesy of Microsoft

Masih dalam rangka ulang tahun pernikahan ke-3 saya dan suami 19 Juli lalu, kali ini saya ingin berbagi empat tautan (link) romantis yang beberapa waktu terakhir ini menjadi favorit saya. Semoga bisa menjadi inspirasi dan juga bisa membuat hati Anda tersentuh :)


"Tujuh Tahun"
Postingan penulis Ninit Yunita tentang cerita ulang tahun pernikahannya di 2011 lalu (disertai screenshot tweet romantis dari suaminya).

"The Hubby, the BFF"
Cerita Puan tentang kedekatannya dengan suaminya, layaknya dengan sahabat perempuan.

"What woman wants"
Postingan singkat-tapi-dalem-banget dari Puspa Hanandhita tentang apa yang sebenarnya diinginkan oleh seorang wanita.

"Best marriage proposal ever! Meme proposal (Congrats to Tim and Audrey!)"
Sebuah video romantis saat Timothy Tiah melamar Audrey Ooi Feng Ling (with a very beautiful song by Christina Perri in the background yang merupakan soundtrack dari film Twilight -- tapi saya sendiri tidak menyukai film tersebut).

Saturday, July 21, 2012

Thursday, July 19, 2012

Happy 3rd Wedding Anniversary to Us

4 comments:
Photo by Mas Haris, our wedding photographer

"I learned a long time ago that you don't just say "I do" and it's done. I'm a different person than I was when I got married eight years ago, and so is my husband. We have to wake up every single morning and -- without so much as coffee -- choose each other again. And when I choose him, I'm not choosing the man I married when we were 28. I'm choosing the man he is now."

(Rita Arens, "How Do You Get a Happier Marriage?")

Sunday, July 15, 2012

I'll be Back (for You)

8 comments:

Suatu hari di Desember 2010.
Saya: [sedih, suami akan tugas ke luar kota lagi]

Suami: "Sejauh dan selama apa pun Abang pergi, kembalinya tetap untuk dirimu."

Friday, July 13, 2012

Istri Sakit, Suami Sakit

6 comments:

Suatu hari di Desember 2010.
Saya: [lagi megang suami, kerasa kalau badan suami panas]

Saya: "Abang sakit, ya?"

Suami: "Biar Sayang sembuh." [sudah beberapa hari saya batuk-batuk terus, gak sembuh-sembuh]

Wednesday, July 11, 2012

Istri Belum Mandi

7 comments:

Suatu hari di November 2011.
Suami: [mencium pipi dan kening saya]

Saya: "Saya belom mandi seharian dari kemarin."

Suami: "Sama istri sendiri."

Saya: "Awww... so sweet."

Monday, July 9, 2012

Being a Wife and a Mother

4 comments:

5 hari pascamelahirkan.
Saya: [berusaha keras menahan tangis setelah disalahin -- lagi -- masalah ngurus bayi oleh neneknya The Daughter]

Suami: "You are the best mother and wife."

Saya: :')

Saturday, July 7, 2012

One and a Half Years

4 comments:
Kembang api yang digantung di jemuran untuk merayakan wedding anniversary kesatu setengah tahun.

SMS -- Date: 19.01.2011
From: Suami
To: Saya

Selamat ultah ya. Semoga dari tahun ke tahun cinta kita semakin bertambah. Love you.

Thursday, July 5, 2012

Kekuatan ar-Rum: 21

8 comments:
Photo by Mas Haris, our wedding photographer


Tiga tahun lalu. Kantin almamater saya dan suami.
Seorang adik angkatan: "Kok bisa, ya [saya dan suami menikah]?"

Suami: "Itu namanya kekuatan ar-Rum: 21."

[Juli adalah bulan pernikahan saya dan suami. Insya Allah tahun ini kami akan merayakan wedding anniversary ke-3. Harap maklum bila di bulan ini postingan saya jadi agak berbau cinta dan/atau pernikahan :) ]

Tuesday, July 3, 2012

Persiapan Ramadhan dan Lebaran 2012 a la Ibu Rumah Tangga

3 comments:
Selain membuat daftar target amalan Ramadhan 2012, semenjak bulan Mei lalu saya pun mulai mendaftar dan melakukan beberapa persiapan menyambut Ramadhan dan Lebaran 2012 (tentunya a la profesi saya sebagai 'domestic goddes').


Membaca ulang referensi

Saya keluarkan dan baca lagi segala macam artikel yang pernah saya simpan -- mulai dari artikel tentang ibadah puasa, tentang zakat, tentang Idul Fitri, sampai tentang prinsip menyiapkan dan mengkonsumsi makanan sehat selama Ramadhan dan Lebaran. Saya bahkan membaca ulang buku tuntunan shalat untuk men-cek dan ricek bahwa ibadah bersuci dan shalat yang saya lakukan selama ini sudah tepat sesuai syara'.


Membuat daftar menu

Hal ini pernah saya lakukan di Ramadhan 2009 lalu, ketika saya dan suami masih di awal pernikahan kami. Membuat daftar bahan makanan dan daftar nama masakan ternyata lumayan memudahkan saya untuk kemudian membuat daftar rencana menu sahur dan berbuka setiap harinya selama Ramadhan. Selain itu, saya juga membuat daftar rencana menu Lebaran (terbagi menjadi 3 kategori -- meal, sweets, dan savory). Rencana tersebut pun bisa mengefisienkan belanja dapur.

Untuk memudahkan, di setiap nama masakan, saya tuliskan juga sumber resepnya (soalnya untuk hal ini saya belum terlalu terorganisir -- dokumentasi koleksi resep yang saya miliki masih bertebaran di beberapa tempat, entah itu buku tulis, kertas corat-coret, file komputer, maupun lembaran resep asli dari majalah).

Yang juga penting adalah membuat daftar stok bahan makanan yang sebaiknya disediakan (misalnya stok merica, stok tepung terigu, dsb.). Termasuk dalam hal ini menyediakan stok bahan makanan yang bisa langsung dimasak (kaldu, bakso, sosis, nugget -- demi menghindari asupan bahan pengawet dari produk serupa yang dijual di pasaran, untuk semua ini saya berencana untuk membuat sendiri beberapa hari sebelum Ramadhan).

Sebisa mungkin saya pun selalu mengingatkan diri saya sendiri tentang prinsip menyederhanakan makanan dan minuman selama Ramadhan (karena biasanya saya dan kebanyakan dari kita justru bersikap sebaliknya kalau sudah bertemu Ramadhan, saking semangatnya).


Membuat daftar barang-barang yang diperlukan

Kalau dibuat daftar serius, pastinya banyak yang menurut saya diperlukan -- dan diinginkan (dandang baru, oven, dispenser kaca, kitchen scale baru, dsb.), tapi berhubung saat ini saya sedang tidak berpenghasilan, saya tidak berani minta macam-macam dari suami.

Satu yang sudah kami beli, sesuai dengan kesepakatan bersama, adalah satu set (isi setengah lusin) cangkir dan saucer-nya (dengan harga gak sampai 40 ribu rupiah). Karena sudah banyak sekali gelas koleksi kami yang pecah (padahal semuanya adalah hadiah pernikahan kami dulu), cangkir ini penting untuk dibeli (cangkir cocok untuk minuman hangat maupun dingin, dan saucer-nya juga multifungsi, tidak hanya bisa digunakan sebagai tatakan cangkir).

Prioritas berikutnya yang sudah kami rencanakan adalah membeli karpet dengan harga sale untuk ruang tamu kami. Sebelumnya saya pernah bercerita bahwa kami bertiga tidur sama-sama di ruang tamu dengan kasur kecil di atas karpet. Beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk kembali memfungsikan kamar tidur kami dan memindahkan apa yang ada di ruang tamu ke dalam kamar. Supaya tidak kosong total, setidaknya kami memerlukan selembar karpet untuk alas duduk yang beradab di ruang tamu.



Membuat daftar bersih-bersih

Ramadhan adalah bulan yang istimewa, karenanya tentu saja akan lebih 'afdhol' kalau kami sekeluarga menyambutnya dengan rumah yang bersih dan rapi. Tapi sejauh ini baru sedikit yang saya dan suami lakukan, salah satunya adalah beres-beres kamar tidur dan ruang tamu. Isi lemari pakaian masih berantakan, dapur masih berupa a big mess, kamar mandi pun sudah mulai licin karena lama tak disikat.

Pengennya sih beres-beres dan bersih-bersih langsung secara besar-besaran untuk setiap ruangan, tapi dengan adanya seorang anak usia satu tahun yang begitu menuntut perhatian, doing one thing at a time sepertinya akan jauh lebih mudah.


Bagaimana persiapan Ramadhan dan Lebaran a la rumah tangga Anda tahun ini?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...